Depan Artikel Kesehatan 7 Tips membantu mengelola gula darah selama kehamilan

7 Tips membantu mengelola gula darah selama kehamilan

5 min read
0
94

Kehamilan merupakan tantangan dan jika Anda memiliki diabetes tipe 1 atau tipe 2, menjaga kehamilan akan lebih sulit. Lalu bagaimana menyeimbangkan penyakit diabetes selama kehamilan? Ini tidak sesulit yang Anda pikirkan, tetapi Anda perlu rencana dan perawatan kesehatan yang jelas.

Baca juga : 6 tanda dan gejala awal diabetes

Sebelum Anda hamil, simak tips berikut untuk membantu Anda mengelola gula darah sehingga akan kehamilan yang sehat!

7 Tips membantu mengelola gula darah selama kehamilan

1 / Kontrol glukosa darah yang baik

Jika Anda berencana untuk hamil, hentikan kebiasaan buruk seperti merokok, kurangi berat badan jika Anda kelebihan berat badan dan minum pil prenatal. Selain hal-hal ini, Anda harus mengontrol kadar glukosa darah: Biarkan kadar glukosa darah stabil.

Jika kadar gula darah Anda terlalu rendah atau terlalu tinggi, Anda akan menghabiskan banyak waktu untuk hamil, karena tubuh Anda sadar bahwa ini tidak cocok untuk kehamilan.

Diabetes mellitus tipe 2 mungkin berisiko mengembangkan sindrom ovarium polikistik dan membuatnya lebih sulit bagi mereka untuk hamil. Stimulan ovarium dapat memberikan dukungan tambahan.

2 / Tindak lanjut dengan kelompok diabetes

Wanita hamil dengan diabetes mungkin memerlukan hingga tiga kunjungan pemeriksaan kehamilan selama kehamilan seperti kehamilan normal tanpa risiko. Carilah ahli kebidanan yang berpengalaman untuk memantau kehamilan Anda dan tanyakan apakah Anda perlu berbicara dengan dokter kandungan Anda. Dokter kandungan Anda perlu mengetahui kondisi diabetes Anda.

Perlu pemantauan berkelanjutan, USG dan tes glukosa darah. Juga perlu mengetahui lebih lanjut tentang batas biaya asuransi kesehatan untuk layanan.

3 / Pertimbangkan untuk menghentikan obat hipoglikemik

Dokter menyarankan pasien dengan diabetes tipe 2 untuk berhenti minum obat hipoglikemik oral selama kehamilan, karena tidak ada bukti yang cukup bahwa agen hipoglikemik oral seperti Metformin aman untuk kehamilan. Obat-obatan lebih nyaman tetapi insulin adalah pilihan paling aman untuk menstabilkan kadar gula darah pada kehamilan saat ini, yang membantu mengontrol kadar gula darah dengan baik sebelum dan sesudah kehamilan.

Anda harus mengambil insulin jika Anda memiliki diabetes tipe 1, jadi bicarakan dengan dokter Anda tentang menyesuaikan dosis Anda untuk menyesuaikan kebutuhan Anda selama kehamilan.

4 / Mengatasi morning sickness

Jika Anda menggunakan insulin, Anda perlu makan setelah injeksi, ini adalah masalah besar ketika Anda sakit dan muntah.

Dokter menyarankan makan kerupuk segera setelah bangun tidur, yang dapat membantu mengurangi mual di pagi hari. Taruh tas biskuit asin di atas tempat tidur Anda dan makan sebelum Anda bangun di pagi hari.

Beberapa obat dapat digunakan selama morning sickness yang parah, konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda mengalami mual yang parah.

5 / Menjaga stabilitas glukosa darah

Menjaga gula darah tetap stabil selama kehamilan merupakan tantangan besar. Ini berarti Anda harus menjaga kadar glukosa darah Anda sedekat mungkin dengan tingkat normal Anda.

Anda mungkin perlu menguji kadar glukosa darah Anda di rumah beberapa kali sehari, sehingga Anda tidak dapat menjaga gula darah terlalu tinggi atau terlalu rendah.

6 / Persiapkan sumber serapan cepat

Jika Anda menderita diabetes mellitus dengan insulin, bersiaplah untuk menanggapi hipoglikemia karena overdosis atau kekurangan insulin.

7 / Mencari bantuan

Sister, ibu, atau sahabat bisa mendapatkan nasihat yang bermanfaat dalam kehamilan, tetapi jika mereka tidak menderita diabetes, mereka tidak akan tahu semua hal yang Anda alami. Hubungi ibu lain yang mempunyai riwayat diabetes untuk pengetahuan tambahan dan dukungan spiritual.

Artikel Selanjutnya
Load More By Lucy Anike Putri
Load More In Artikel Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kebiasaan buruk setelah berolahraga yang sering dilakukan

Anda pikir kebiasaan beristirahat, minum air dingin atau menghisap rokok setelah latihan t…