Depan Artikel Kesehatan Pantangan Asam Urat Yang Sebaiknya Dihindari

Pantangan Asam Urat Yang Sebaiknya Dihindari

22 min read
0
524
Pantangan Asam Urat Yang Sebaiknya Dihindari

Ketika anda mengalami kenaikan level asam urat, tentunya ada beberapa pantangan yang sebaiknya anda hindari baik itu berupa makanan maupun minuman. Ini dikarenakan zat purin yang masuk dalam tubuh, merupakan salah satu penyebab asam urat dalam darah. Meningkatnya kadar asam urat, dapat memicu pengkristalan zat tersebut dalam sendi-sendi tubuh Anda, akibatnya terjadilah penyakit asam urat.

Baca juga : Kanker Lidah: Fakta, Gejala dan Rehabilitisi

Makanan Pantangan Asam Urat Yang Sebaiknya Dihindari

Menjaga pola makan, nutrisi dan asupan makanan merupakan cara yang tepat dan sederhana yang perlu Anda lakukan apabila ingin menjaga kadar asam urat dalam darah Anda agar tetap stabil. Berikut ini merupakan makanan yang wajib Anda hindari untuk menjaga kadar asam urat dalam tubuh Anda:

Daging

Makanan penyebab atau pantangan asam urat yang pertama adalah jenis daging-dagingan. Tingginya zat purin yang ada adalah bahan makanan ini, akan memicu peningkatan kadar asam urat yang ada dalam darah.

Berikut ini merupakan macam-macam daging yang harus Anda perhatikan, apabila Anda memiliki riwayat asam urat:

  1. Daging Sapi

Daging sapi meupakan salah satu makanan yag menjadi pantangan asam urat, karena dagingn ini memiliki kandungan zat purin yang cukup tinggi, yaitu 11 mg/100 gr, menjadikan daging sapi sebagai salah satu daging yang jumlah konsumsinya harus Anda perhatikan. Sebenarnya kandungan zat purin yang ada dalam daging sapi relatif rendah jika dibandingkan dengan beberapa jenis ikan, maupun seafood. Apabila Anda ingin tetap menikmati makanan hasil olahan daging sapi, perhatikan jumlah daging yang akan Anda konsumsi. 2-3 ons per sajian dalam sehari adalah batas wajar yang harusnya Anda perhatikan.

  1. Daging Domba

Bagi para penderita asam urat, sebaiknya hindari konsumsi daging yang satu ini. Meskipun kaya protein hewani, daging domba merupakan salah satu daging yang memiliki kadar zat purin yang cukup tinggi, yaitu sekitar 127 mg-187 mg/100 gram. Kandungan zat purin yang cukup tinggi, dengan cara pengolahan makanan yang meningkatkan lemak jenuh, makanan hasil olahan daging domba patut Anda hindari. Tingginya kandungan zat purin yang ada dalam daging ini, tampaknya mengharuskan Anda mencari makanan hasil olahan daging lainnya.

  1. Daging Babi

Tingginya zat purin yang ada dalam daging ini, akan meningkatkan kadar asam urat yang ada dalam tubuh Anda. Apabila Anda memiliki riwayat penyakit asam urat, kandungan zat purin yang mencapai 160mg-170mg/100 gram yang ada dalam daging ini, seharusnya membuat Anda berpikir kembali ketika hendak mengonsumsinya. Perasan jeruk nipis atau lemon, serta campuran rempah-rempah dalam masakan, dapat membantu mempertahankan bahkan menurunkan kadar sodium yang ada dalam hasil masakan berbahan dasar daging ini.

  1. Daging Rusa

Kandungan zat purin yang relatif tinggi dalam daging ini, akan membuat kadar asam urat yang ada dalam darah anda meningkat pasca mengonsumsi makanan hasil olahan daging ini. Berkisar antara 138 mg/100 gram, kandungan zat purin yang ada dalam daging ini memang tidak terlalu tinggi, namun tetap saja angka tersebut masuk ke dalam kelas moderasi atau menengah.

  1. Ham

Mayoritas daging ham yang beredar di Indonesia, merupakan daging yang sudah diolah dan diawetkan, sehingga daging ini dapat bertahan dalam waktu yang cukup lama. Bagi penderita asam urat, memperhatikan konsumsi makanan hasil olahan daging ini merupakan hal yang sebaiknya Anda lakukan. Daging ini memiliki kandungan zat purin yang cukup tinggi, yaitu 131 mg/100 gram. Apabila Anda memiliki riwayat penyakit asam urat, maka hindarilah makanan hasil olahan dari daging ini.

  1. Ayam

Tingginya kadar zat purin yang ada dalam daging ayam, seharusnya membuat penderita asam urat mulai mengontrol dan mewaspadai kadar asam urat dalam darah Anda pasca mengonsumsi makanan hasil olahan daging ayam. Memiliki kandungan purin sekitar 175 mg/100 gram, daging ini masuk dalam bahan makanan berkategori moderasi. Pilihlah bagian dada, buang bagian kulit dan tulangnya, hindari cara pengolahan daging dengan menggoreng, dan jangan tambahkan garam maupun bumbu bersodium tinggi, merupakan cara alternatif untuk menekan resiko naiknya kadar asam urat dalam darah Anda.

  1. Bebek

Penderita asam urat seharusnya cukup waspada dengan makanan berbahan dasar daging ini. Daging bebek memiliki kandungan zat purin sebanyak 138 mg/100 gram. Meskipun tidak sebanyak zat purin dalam daging ayam, Anda tetap saja harus mengontrol jumlah daging yang Anda konsumsi. Jangan sampai asam urat Anda naik setelah mengonsumsi makanan hasil olahan daging ini, perhatikan cara pengolahan dan jumlah daging yang Anda konsumsi untuk menghindari hal yang tidak Anda inginkan.

  1. Kaldu

Makanan berkaldu merupakan salah satu makanan yang harus Anda hindari untuk mencegah meningkatnya kadar asam urat dalam darah Anda. Kaldu asli yang menggunakan ekstrak daging dan tambahan garam serta bumbu bersodium lainnya, akan membuat hasil olahannya menjadi kaya akan zat purin. Kurangi konsumsi makanan berkaldu untuk menekan jumlah kadar asam urat yang ada dalam darah Anda.

 

Jeroan

Setelah beberapa jenis daging yang dapat meningkatkan kadar asam urat Anda, kali ini jeroan menjadi salah satu bahan makanan penyebab asam urat yang harus Anda hindari. Jeroan merupakan salah satu makanan yang sangat familiar dan diminati oleh orang Indonesia.

Jeroan sendiri merupakan suatu istilah yang digunakan untuk merujuk pada beberapa organ dalam hewan yang dapat diolah sebagai makanan. Kebiasaan mengonsumsi jeroan sapi, domba atau kambing, ayam, hingga babi, merupakan hal yang sebaiknya perlu diperhatikan, terutama bagi penderita asam urat. Berikut ini merupakan daftar jeroan yang bisa jadi meningkatkan kadar asam urat Anda:

  1. Otak

Salah satu organ dalam yang kerap kali dikonsumsi oleh orang Indonesia adalah otak. Tidak hanya otak ayam saja, otak dari beberapa hewan yang lainnya seperti sapi, domba dan kambing, masih saja diminati banyak orang. Jeroan otak memiliki kandungan zat purin yang relatif tinggi, sehingga sudah seharusnya para penderita asam urat menghindari makanan yang berbahan dasar jeroan ini.

  1. Hati

Bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit asam urat, mulailah mengontrol makanan yang hendak Anda konsumsi. Jeroan hari merupakan bahan makanan yang memiliki zat purin tinggi, misalnya hati sapi memiliki kandungan purin sebanyak 554 mg/100 gram. Kandungan zat purin yang ada dalam daging sapi, membuat bahan makanan ini masuk ke dalam kategori makanan berzat purin tinggi. Hindarilah makanan ini sebisa mungkin, cara pengolahan makanan yang menggunakan banyak garam dan bumbu bersodium akan memperkaya kandungan zat purin yang ada di dalamnya.

  1. Ginjal

Jeroan yang satu ini juga memiliki kandungan zat purin yang tinggi. Tidak kalah dengan jeroan yang lainnya, ginjal sapi memiliki kandungan zat purin sebanyak 269 mg/100 gr. Menghindari menu makanan berbahan dasar jeroan merupakan salah satu cara alternatif yang patut Anda ambil, untuk mencegah meningkatnya kadar asam urat yang ada dalam darah Anda. Boleh saja jika anda mengkonsumsi makanan dari ginjal namun sebaiknya dihindari dan dijauhi, jangan mengkonsumsi terlalu banyak.

 

Sayuran dan Biji-bijian

Berikut ini merupakan daftar sayuran yang dapat memicu naiknya kadar asam urat yang ada dalam darah hingga menyebabkan penyakit asam urat:

  1. Asparagus

Aparagus merupakan salah satu sayuran yang konsumsinya harus dibatasi, bahkan dihindari. Tingginya kadar zat purin yang ada dalam sayuran ini dikhawatirkan akan membuat kadar asam urat dalam darah Anda menjadi tidak stabil. Gantilah konsumsi sayuran lain untuk menjaga kandungan kadar asam urat yang ada dalam tubuh Anda.

  1. Kembang Kol

Sama halnya seperti asparagus, kembang kol juga memiliki kandungan zat purin yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan beberapa jenis sayuran lainnya. Cara memasak kembang kol yang salah dan penambahan banyak sodium ke dalam masakan, dikhwatirkan mampu meningkatkan zat purin yang ada dalam masakan hasil olahan kembang kol.

  1. Bayam

Bagi para penderita asam urat, sebaiknya hindarilah bayam sebagai konsumsi sayur sehari-hari Anda. Zat purin yang cukup tinggi dalam jenis sayuran ini, bisa jadi membuat kadar asam urat yang ada dalam tubuh Anda menjadi tidak stabil dan cenderung meningkat. Pilihlah jenis sayuran yang lain untuk menambah pasokan zat besi dan beberapa vitamin yang diperlukan oleh tubuh.

  1. Jamur

Jamur merupakan salah satu jenis makanan yang seharusnya dihindari oleh penderita asam urat, terutama jamur yang dikeringkan. Tingginya zat purin yang ada dalam jamur, membuatnya tidak direkomendasikan sebagai variasi menu untuk penderita asam urat. Apabila Anda tetap ingin mengonsumsi jamur, maka pilihlah beberapa jenis jamur dengan zat purin yang rendah untuk dikonsumsi.

  1. Kedelai

Seperti jamur, kedelai yang dikeringkan juga memiliki kandungan zat purin yang relatif tinggi. Hal ini menyebabkan beberapa makanan hasil olahan kedelai, seperti tahu dan tempe menjadi makanan yang memiliki kadar purin yang masuk dalam kategori moderasi.

  1. Biji Bunga Matahari

Biji bunga matahari merupakan bahan pokok pembuat kuaci. Kuaci dikenal sebagai makanan yang memiliki kecenderungan rasa gurih hingga asin. Biji bunga matahari sendiri sudah memiliki kandungan zat purin yang cukup tinggi, yaitu 138 mg/100 gram, belum ditambah dengan teknik memasaknya. Rasa gurih dan asin yang dimiliki kuaci bisa jadi karena proses perendaman pada cairan garam yang sangat lama, hal ini membuat kuaci menjadi makanan yang harus dihindari oleh para penderita asam urat.

 

Buah dan Makanan Olahan

Tidak semua jenis buah dan makanan olahan yang beredar di lingkungan sekitar Anda, aman untuk dikonsumsi. Apabila Anda memiliki riwayat penyakit asam urat, sebaiknya perhatikan daftar buah dan makanan penyebab asam urat yang berasal dari olahan, yang patut dihindari untuk mencegah timbulnya asam urat:

  1. Kismis

Kismis adalah suatu jenis anggur yang sengaja dikeringkan. Biasanya kismis digunakan untuk campuran pembuat cake maupun roti kering. Bagi penderita asam urat, kismis merupakan contoh buah yang seharusnya Anda hindari, karena memiliki kadar zat purin yang relatif tinggi jika dibandingkan dengan buah-buahan yang lainnya, yaitu sebanyak 107 mg/100gram.

  1. Makanan Ringan

Makanan ringan yang dijual di pasaran biasanya menggunakan teknik pengolahan dengan cara digoreng kering untuk mendapatkan sensasi renyah saat dimakan. Proses penggorengan kering yang dilakukan pada makanan dapat menambah kolesterol, apalagi jika ditambahkan bumbu bersodium tinggi. Bagi penderita asam urat, tampaknya wajib menghindari makanan yang memiliki kolesterol dan bersodium tinggi. Hal tersebut akan memicu naiknya kadar asam urat yang ada dalam darah Anda, pasca mengonsumsi makanan ringan itu.

  1. Oatmeal

Tidak semua oatmeal harus dihindari oleh penderita asam urat. Oatmeal dengan campuran gandum dan ragi yang berlebihan, sebaiknya harus Anda hindari. Meskipun memiliki kandungan nutrisi lain yang dibutuhkan oleh tubuh, tampaknya oatmeal beragi dapat meningkatkan kadar asam urat yang ada dalam tubuh Anda.

  1. Ragi Roti

Ragi dapat digunakan untuk memfermentasikan makanan, sama halnya seperti ragi roti. Ragi dalam roti digunakan untuk menghasilkan karbondioksida dan membuat adonannya naik, kemudian membesar. Roti yang menggunakan terlalu banyak ragi, tidak terlalu baik untuk penderita asam urat. Pilihlah roti dengan sedikit ragi untuk menjaga kadar asam urat dalam darah Anda.

  1. Ragi Bir

Bir merupakan contoh minuman hasil fermentasi. Penderita asam urat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan hasil fermentasi, salah satunya adalah bir. Proses fermentasi yang melibatkan bakteri dan proses karbondioksida, membuat banyak kandungan baru dalam minuman tersebut, maka hindarilah makanan maupun minuman yang menggunakan ragi untuk menjaga kandungan asam urat dalam tubuh Anda.

  1. Makanan Beku

Makanan beku seperti nugget, sosis, maupun daging yang diawetkan, sebaiknya harus Anda hindari. Makanan yang kaya bahan pengawet dan sodium tersebut sangat tidak baik untuk para penderita asam urat. Makanlah makanan yang langsung Anda olah sendiri, hindarilah makanan-makanan instan, karena bisa jadi makanan instan yang akan Anda konsumsi memiliki zat purin dan cara pengolahan yang dapat memicu naiknya asam urat dalam tubuh Anda.

  1. Saus

Saus merupakan salah satu makanan olahan yang memiliki banyak campuran di dalamnya. Beberapa jenis saus memiliki kadar sodium dan garam yang sangat tinggi. Apabila Anda menderita penyakit asam urat, sebaiknya hindarilah saus untuk konsumsi Anda sehari-hari. Tingginya garam dan sodium dalam makanan olahan ini akan meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh Anda.

 

 

Minuman

Tidak hanya makanan saja, minuman juga dapat memicu naiknya kadar asam urat yang ada dalam darah Anda. Berikut ini adalah contoh minuman yang dapat membuat kadar asam urat dalam tubuh Anda menjadi tidak stabil:

  1. Minuman Manis dan Beralkohol

Minuman manis dan beralkohol merupakan minuman hasil olahan yang sudah menambahkan banyak campuran ke dalamnya. kedua jenis minuman tersebut tidak direkomendasikan bagi para penderita asam urat. Air putih adalah minuman yang paling baik dan mudah diproses oleh tubuh, jika dibandingkan kedua minuman tersebut.

  1. Bir

Bir merupakan minuman ekstrak buah yang sudah difermentasi menggunakan ragi khusus bir. Penderita asam urat tidak diperkenankan untuk mengonsumsi bir dalam jumlah banyak. Selain buruk bagi kesehatan pencernaan, bir juga dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh Anda.

Demikianlah jenis makanan dan minuman di atas merupakan makanan rekomendasi yang harus Anda hindari, supaya asam urat yang ada dalam tubuh Anda tetap terjaga. Pola makan yang teratur dan dibatasi, serta cara pengolahan makanan yang sesuai dengan kebutuhan asam urat Anda, sebaiknya tetap diperhatikan. Jangan sampai keinginan lidah Anda membuat tubuh Anda tersiksa akibat asam urat. Perhatikan asupan nutrisi dari makanan Anda. Semoga bermanfaat.

Facebook Comments
Artikel Selanjutnya
Load More By Masroni
Load More In Artikel Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Asuransi Syariah Terbaik 2019 Itu ..

Allianz Syariah, Terpilih kembali menjadi Asuransi Syariah Terbaik untuk Kategori Asuransi…