Depan Artikel Kesehatan Pencegahan Diabetes

Pencegahan Diabetes

7 min read
0
66
Pencegahan diabetes

Setelah mempelajari seputar penyakit diabetes mulai dari memahami apa itu diabetes, sejarah diabetes, gejala-gejala diabetes sampai penyebab serta bagaimana cara mengobatinya. Kali ini kita akan mencoba mempelajari hal-hal sederhana yang sebenarnya paling penting untuk kita ketahui, yakni tentang Pencegahan Diabetes. Siapapun tahu bahwa mencegah penyakit jauh lebih baik daripada mengobatinya. Ada beberapa hal atau tindakan yang bisa kita lakukan untuk mencegah diabetes datang “menghampiri”. Beberapa tindakan pencegahan tersebut diantaranya sebagai berikut:

Bekali diri dengan pengetahuan

Bekali diri kita dengan pengetahuan seputar diabetes seperti gejala, tipe, ciri, penyebab dan cara pengobatan diabetes. Termasuk juga pengetahuan tentang riwayat kesehatan keluarga. Hal ini dikarenakan diabetes adalah salah satu penyakit degeneratif atau penyakit yang bisa diturunkan. Dengan mengetahui bahwa ada potensi diabetes dalam diri kita maka dapat diambil tindakan Pencegahan Diabetes sedini mungkin.

Baca juga : Makanan Untuk Penderita Diabetes

Membekali diri dengan pengetahuan ini juga berarti secara rutin kita melakukan general check up atas kesehatan kita, terutama memeriksakan kondisi “kadar gula darah”. Dengan memiliki data perkembangan kesehatan tubuh secra rutin, maka kita bisa segera mengetahui saat ada gejala awal serangan penyakit termasuk diabetes mellitus.

Dan sekali lagi dengan lebih cepat mengetahui berarti bisa diambil tindakan pencegahan dengan lebih cepat. Bahkan untuk kita yang berusia diatas 45 tahun dianjurkan setidaknya 3 tahun sekali untuk memeriksakan kondisi kadar gula dalam darah. Dan jika kita termasuk kedalam salah satu “suspect diabetes” atau kelompok orang-orang yang rentan terhadap diabetes mellitus, maka harus sesering mungkin untuk memeriksakan kondisi kadar gula dalam darah.

Konsumsi makanan dan minuman yang sehat

Salah satu penyebab diabetes, terutama tipe-2 yang biasanya menyerang orang dewasa adalah pola makan yang tidak sehat ( seimbang ). Konsumsi makanan dan minuman yang tidak memperhatikan kebutuhan gizi dan kalori membuat orang dewasa rentan terhadap masalah obesitas ( kegemukan). Dan penderita obesitas ( kegemukan) ini sangat rentan terhadap serangan diabetes mellitus. Pola makan yang sehat ini bisa dilakukan dengan mengontrol diet dengan seimbang untuk menjaga agar berat badan tetap dalam skala normal, rendah lemak dan rendah gula.

Secara rinci menerapkan pola konsumsi yang sehat dapat dilakukan dengan ;

  • Membiasakan diri untuk sarapan ( makan pagi )

Sarapan akan membantu kita tidak hanya untuk mengendalikan nafsu makan, tetapi juga membantu kita untuk mengendalikan jumlah kalori yang dikonsumsi.

  • Menghindari makanan berlemak, terutama junk food

Junk food biasanya mengandung lemak jenuh tinggi yang dapat memicu peningkatan kolesterol jahat dalam tubuh. Meningkatnya kolesterol jahat dalam tubuh pada gilirannya juga akan mempengaruhi tingkat kadar gula dalam darah.

  • Hindari minuman berpemanis

Minuman berpemanis atau berperasa seperti soda merupakan sumber gula yang tak terlihat, yang dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula dalam darah.

  • Memperbanyak konsumsi buah dan sayuran segar

Bioflavonoid atau zat warna yang terdapat pada buah-buahan dan sayuran segar dapat merangsang produksi insulin ( hormon pengontrol kadar gula dalam darah ). Selain itu zat gula yang terdapat pada buah-buahan adalah zat gula yang alami dan dapat terurai dalam tubuh secara sempurna.

  • Membatasi konsumsi daging

Meski daging adalah sumber protein yang baik, ada baiknya kita juga membatasi konsumsi daging dalam ukuran yang tepat. Sebab konsumsi daging yang berlebihan juga dapat meningkatkan resiko diabetes mellitus.

  • Rajin berolah raga

Olah raga sangat penting bagi pembentukan sistem kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berolah raga secara rutin akan sangat membantu dalam meningkatkan sensivitas kita terhadap insulin. Olah raga teratur juga bermanfaat untuk menjaga kadar gula dalam darah berada pada level normal. Terlebih lagi bagi orang dengan resiko tinggi diabetes ( punya riwayat keturunan diabetes ), olah raga menjadi hal “wajib” yang harus dilakukan dalam pencegahan penyakit ini.

  • Hindari stress dan cukup istirahat

Stress dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula dalam darah. Jadi , kurangilah tingkat stress dengan secara rutin meluangkan waktu bersama keluarga atau melakukan tindakan yang dapat menjauhkan diri dari stress. Sedangkan kurang beristirahat dapat meningkatkan produksi hormon kortisol dalam tubuh. Peningkatan hormon kortisol ini akan memicu naiknya tingkat resistensi insulin yang pada gilirannya akan mengganggu keseimbangan gula dalam darah. Selain itu kurang beristirahat biasanya akan membuat nafsu makan menggila dan tidak terkontrol.

Itulah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk Pencegahan Diabetes. Semoga bermanfaat dan salam sehat.

Artikel Selanjutnya
Load More By Masroni
Load More In Artikel Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tanda, Gejala dan Penyebab Polio

Polio dalam sejarah telah dibagi menjadi beberapa kategori, terutama tergantung pada bagia…