Depan Artikel Kesehatan Sakit Maag dan Cara Mengatasinya Secara Alami Tanpa Efek Samping

Sakit Maag dan Cara Mengatasinya Secara Alami Tanpa Efek Samping

8 min read
0
387
Penyebab Sakit Maag dan Cara Mengatasinya Secara Alami Tanpa Efek Samping

Penyebab Sakit Maag itu bermacam – macam. Maag atau sering disebut radang lambung adalah penyakit yang terjadi akibat adanya luka pada lambung. Proses terjadinya sakit maag memang tidak seketika, tapi akan membunuh Anda secara perlahan (silent killer).

Baca juga : 5 Alasan Kenapa Tubuh Sulit Gemuk

Nah, sebelum berkembang menjadi penyakit yang mengerikan, mengetahui gejela dan penyebab sakit maag serta cara mengobatainya perlu dilakukan agar penanganan yang diberikan nantinya lebih tepat dan efektif.

 

Gejala Maag

  • Mual

Mual yang terjadi pada maag bersifat umum karena produksi asam lambung meningkat sehinnga tubuh akan refleks ingin mengeluarkanya lewat mulut

  • Bersendawa

Sakit maag ternyata membuat Anda lebih sering bersendawa karena asam lambung menghasilkan banyak gas.

  • Sesak nafas

Sesak pada pernafasan juga hal yang terjadi akibat asam lambung naik hingga ke pernafasan.

  • Kembung

Perut kembung juga salah satu dampak dari peningkatkan asam lambung dan gas yang mulai berada di daerah lambung maupun usus, untuk itu orang yang mempunyai penyakit maag tidak boleh makan sesuatu yang berpotensi membuat bertambah kembung.

  • Sakit pada bagian ulu hati

Maag pada umunya dirasakan di bagian perut tengah, rasa sakit yang dirasakan berupa perih, panas dan kram.

  • Sakit kepala

Kepala Anda akan terasa pusing karena sakit maag, hal ini secara alami terjadi karena rasa cemas dari penderita itu sendiri.

 

Penyebab Maag

Maag ternyata memiliki banyak penyebab yang jarang diketahui, seperti berikut:

  • Telat makan

Biasakanlah untuk sarapan pagi sebelum jsm 9 karena dapat membantu lambung untuk tidak kosong saat beraktifitas, jika lambung kosong untuk beraktifitas maka yang terjadi adalah cairan asam lambung akan melukai lambung.

  • Stres psikis

Jangan terlarut-larut dalam mengahadapi masalah karena itu dapat membuat asam lambung naik sehingga terjadi maag.

  • Anemia

Tubuh seseorang penderita anemia akan mengalami kessulitan dalam penyerapan nutrisi makanan yang dikonsumsi. Jadi, ketika makanan masuk, tubuh tidak bisa memprosesnya dengan baik. Hal inilah yang kiranya bisa menimbulkan peningkatan pada asam lambung. Ketika dibiarkan, lapisan lambung akan mengalami peradangan yang cukup serius hingga bisa menyebabkan maag kronis.

  • Makan dan minum-minuman yang dapat meningkatkan asam lambung

Kurangilah makanan yang bersifat pedas, asam dan hindari minuman seperti kopi, soda dan alkohol karena dapat meningkatkan asam lambung.

  • Efek samping penggunaan obat non steroid
  • Merokok
  • Infeksi bakteri

 

Cara mengobati sakit maag

Berikut tips mengobati maag secara alami agar maag Anda tidak bertambah parah

  1. Makan tepat waktu
  1. Makan yang tidak dapat menaikan asam lambung Anda
  1. Puasa

Penelitian mengungkapkan dengan berpuasa lambungmu akan lebih sehat

  1. Konsumsi Madu

Seseorang yang menderita maag dianjurkan untuk sering-sering mengonsumsi madu asli. Selain membantu menurunkan asam lambung saat maag sedang kambuh, Khasiatnya juga bisa menyembuhkan luka-luka yang ada pada dinding lambung. Cara mengonsumsinya sangat mudah, Anda cukup minum setiap hari sebanyak beberapa sendok saja. lakukan dengan rutin dan rasakan perubahannya pada maag Anda.

  1. Minum Air Rebusan Temulawak

Rempah-rempah sejak zaman dahulu memang sudah terbukti sangat manjur dalam mencegah maupun mmengobati penyakit maag. Salah satunya adalah temulawak.

Caranya:

  • Iris temulawak menjadi beberapa potongan
  • Kemudian siapkan air untuk merebus
  • rebus temulawak ke dalam panci hingga mendidih
  • Jika sudah mendidih, tuangkan dalam cangkir dan dinginkan
  • Selanjutnya minum air rebusan temulawak tadi

Anda Tidak harus setiap hari mengonsumsinya. Cukup seminggu dua kali seminggu.

  1. Konsumsi Alpukat

Perbanyak Konsumsi Alpukat. Khasiat buah alpukat tidak kalah dengan madu dan air rebusan temulawak. Buah alpukat mengandung vitamin A, B, D, dan E yang baik untuk lambung. Kumpulan vitamin ini sangat bagus untuk mencegah maag yang sering kambuh-kambuh.

Untuk memperoleh manfaat hebat dari buah alpukat ini, Anda bisa mengkonsumsinya secara langsung atau mengolahnya sebagai jus.

  1. Makan Pisang Raja

Dengan mengkonsumsi pisang raja setiap hari dipercaya akan membantu menghindarkan penyakit maag bertambah parah. Khasiat pisang raja ini akan menurunkan asam lambung dengan cepat.

  1. Makan Bubur

Berbagai olahan bubur seperti bubur ayam, bubur kacang, bubur  jagung maupun bubur lainnya baik dikonsumsi penderita maag. Makanan dengan tekstur lembut ini akan memmudahkan pencernaan dan mengurangi gejela sakit maag yang diderita. Anda tidak harus mengkonsumsinya setiap hari, setidaknya 1 – 2 kali dalam seminggu sudah cukup.

  1. Cukupi kebutuhan air putih

Air putih memiliki khasiat dan manfaat luar biasa untuk tubuh, selain menghindari tubuh dari dehidrasi dan membantu melencarkan peredaran dalam tubuh. mengkonsumsi air yang cukup minimal 8 gelas sehari juga bisa membantu mengeluarkan racun yang ada dalam tubuh, tak terkecuali dalam lambung. Racun tersebut akan keluar beserta keringat maupun urine (air kencing).

  1. Kacang kedelai

Maag yang mengganggu ini juga bisa Anda obati dengan memanfaatkan kacang kedelai.

Caranya:

  • Siapakan kacang kedelai secukupnya, kemudian goreng tanpa minyak (disangrai)
  • Jika sudah matang, tumbuk kacang kedelai tersebut hingga halus
  • Seduh dengan air panas secukupnya, lalu minum

Untuk hasil optimal, Anda bisa meminum ramuan dari kacang kedelai ini satu hari sekali secara rutin.

Itulah penyebab sakit maag dan cara mengatasinya secara alami tanpa efek samping. Jika sakit maag Anda berkelanjutan segera bawalah ke dokter. Salam sehat!

Artikel Selanjutnya
Load More By Masroni
Load More In Artikel Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tanda, Gejala dan Penyebab Polio

Polio dalam sejarah telah dibagi menjadi beberapa kategori, terutama tergantung pada bagia…