Depan Artikel Kesehatan Tips agar tubuh bayi tetap hangat di musim dingin

Tips agar tubuh bayi tetap hangat di musim dingin

7 min read
0
48
Tips agar tubuh bayi tetap hangat di musim dingin

Di musim dingin, anak sering terinfeksi flu akan menyebabkan banyak penyakit serius dan mempengaruhi kesehatan. Menjaga anak-anak tetap hangat di musim dingin adalah hal yang sangat penting.

Baca juga : Hidung tersumbat ? Inilah cara mengatasinya

Tips agar tubuh bayi tetap hangat di musim dingin

Cuaca musim dingin semakin dingin, ini berdampak sangat negatif terhadap kesehatan anak-anak. Sangat disayangkan bahwa anak-anak dengan pilek akan menyebabkan banyak penyakit serius dan mempengaruhi mereka nantinya. Menjaga anak-anak tetap hangat di musim dingin adalah hal yang sangat penting. Artikel berikut akan berbagi dengan ibu beberapa catatan yang diperlukan untuk menjaga bayi tetap hangat di musim dingin.

  1. Jangan terlalu panas pada bayi

Banyak ibu memilih untuk menyegel anak-anak mereka dengan mengenakan pakaian tebal dan ketat sebelum tidur. Tetapi sebenarnya ini adalah cara untuk menjaga ilmu tetap hangat. Mengenakan terlalu banyak pakaian dapat menyebabkan keringat panas, berkeringat, radang dingin, dan radang paru-paru bayi.

Selain itu, terlalu panasnya lapisan pakaian, selimut panas juga dengan mudah menyebabkan kulit rapuh anak-anak dengan peradangan, gatal, menyebabkan ketidaknyamanannya. Pada tingkat tertentu, terlalu panas juga menyebabkan kematian mendadak.

Anda perlu memilih pakaian tidur bayi Anda agar aman, nyaman dan membantu menjaga suhu tubuh terbaik. Tempat tidur bayi Anda seharusnya tidak terlalu tebal. Ibu harus memilih benang lembut alami, yang membantu “bernafas” seperti kapas adalah yang terbaik.

  1. Tidak memakai topi hangat untuk tidur untuk bayi

Pada bayi, kepala menghasilkan sekitar 40% dari suhu tubuh, tetapi pada saat yang sama melepaskan 85% dari suhu tubuh. Topi dan perban sangat penting untuk bayi yang baru lahir (terutama bayi prematur).

Tetapi dengan bayi yang sehat dan berusia beberapa bulan, memakai topi ketika tidur tidak diperlukan, tetapi sebaliknya akan menyebabkan suhu otak bayi meningkat, mempengaruhi aktivitas neuropati pernapasan.

  1. Tetap hangatkan perut dan kaki

Menjaga perut bayi tetap hangat selama hari-hari dingin juga berarti melindungi perut. Jika Anda mengalami demam, bayi Anda mudah terkena diare, sakit perut, dan gejala lainnya. Dalam cuaca dingin dengan suhu rendah, perut tetap hangat, dan perut akan berfungsi normal untuk membantu bayi mencerna dan menyerap makanan lebih baik. Saat bayi Anda tidur, Anda masih bisa membungkus handuk untuk mencegah bayi merangkak.

Ibu harus memakai sepasang kaus kaki. Ini adalah cara yang baik untuk menjaga jari-jari kaki Anda hangat ketika dingin. Jangan menutupi terlalu banyak selimut tebal, bayi terlalu panas akan memanaskan panas di kepala.

  1. Berikan bayi Anda tidur di kantong tidur

Jika orang tua Anda khawatir bahwa Anda akan tidur ketika sedang tidur, pilih kantong tidur. Kantong tidur membuat anak tetap hangat di musim dingin, hanya membantunya untuk tidak merusak selimut. Namun, untuk memilih kantong tidur yang baik, tidak semua ibu tahu caranya.

Memilih kantong tidur bayi terutama untuk bayi berbeda dari kantong tidur dewasa karena bayi mudah jatuh dan mati lemas tanpa menyadarinya. Jadi pilihlah kantong tidur bayi yang dirancang dengan 3 lubang dengan 1 di atas kepala dan lubang di kaki atau dua tangan.

Tetapi dengan tidur Anda perlu memperhatikan ketebalan dan kesesuaian kantong. Sebaiknya jangan terlalu lebar atau terlalu sempit karena bayi terlalu tidak nyaman, rahasia, tas terlalu besar untuk jatuh jauh ke dalam tas yang tidak aman. Pilih tas yang tidak memiliki bulu kecil untuk mencegah batuk dan dapat mempengaruhi kesehatan bayi Anda.

  1. Perhatikan suhu di ruangan

Untuk menjaga agar anak tetap hangat di musim dingin, ia perlu memastikan bahwa kamar tidur anak cukup privat agar tidak didorong oleh angin. Penting untuk menempatkan bayi Anda di udara untuk menghindari aliran udara dari AC dan menghindari angin langsung dari jendela.

Jika menggunakan AC yang hangat, ibu harus menyesuaikan suhu di kamar bayi yaitu 20-25ºC. Jika Anda menggunakan kipas pemanas atau pemanas, Anda perlu menghitung jarak antara bayi Anda dan sumber panas. Dari sana, ada keputusan untuk menjaga bayi tetap hangat. Penting untuk dicatat bahwa generator panas akan menyebabkan udara di ruangan mengering, jadi humidifier atau semangkuk air di ruangan akan membuat udara terasa lebih nyaman.

Artikel Selanjutnya
Load More By Lucy Anike Putri
Load More In Artikel Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tips Agar Hubungan Cіnta Awet Sampaі Ke Pernіkahan

Ketika dua sejoli memiliki perselingkuhan, tentu saja mereka berharap bisa bertahan hingga…