artikel asuransi

Faktanya Ada 8 Alasan Orang Menolak Asuransi

Dari pengalaman menjadi seorang agen asuransi, inilah beberapa alasan orang menolak asuransi. Ada 7 macam keberatan yang dilontarkan secara umum dan 1 alasan keberatan khusus.

1. No budget/anggaran tidak cukup, banyak pengeluaran/cicilan.

Inilah salah satu alasan keberatan menolak asuransi yang paling banyak dikemukakan. Padahal jika anda mengetahui tentang salah satu manfaat asuransi adalah menabung dan investasi, maka anda akan berfikir untuk segera memiliki TABUNGAN jenis ini.

Tabungan ini bukan cicilan tambahan yang mengurangi penghasilan anda setiap bulannya. Inilah MAGIC BILL, cara terbaik memenuhi semua tagihan cicilan. Menurut anda, siapa yang akan dikejar cicilan jika terjadi sesuatu ? Saat cicilan macet, semua aset yang ada bisa diambil paksa.

Asuransi jiwa memang sudah disisipkan saat mengambil rumah dengan program KPR, tapi bagaimana jika tidak langsung meninggal akan tetapi menderita kondisi kritis dulu? Sehingga debitur tidak produktiv karena tidak mampu lagi untuk bekerja. Dalam hal ini, debitur akan gagal bayar, maka yang akan terjadi adalah bank menyita rumah yang dicicil tersebut.

Sebagai ilustrasi, seandainya ada 2 perusahaan berbeda menawarkan karir dengan spesifikasi sama. Kriteria penawaran mereka adalah sbb :

Ilustrasi menolak asuransi
Ilustrasi penawaran perusahaan

Saya yakin anda lebih memilih perusahaan A

2. Menunda, jangan sekarang, karena saya pikir – pikir dulu

Sebuah resiko seperti sakit dan kecelakaan itu ibarat maling, datang tidak pakai permisi ketuk pintu. Jika tahu kapan musibah datang, kita tentunya bisa mempersiapkan segala sesuatunya dahulu. Masalahnya kita tak pernah tahu kapan menghampiri.

Sebenarnya apa bedanya sekarang dengan hari esok, atau nanti sebulan kemudian. Karena keluarga tetap membutuhkan tabungan proteksi ini. Kenapa harus menunda ..? 🙂

3. Konsultasi dahulu dengan istri

Inilah salah satu alasan saya yang sering saya gunakan untuk menghindari atau menolak asuransi saat agen asuransi menawarkan melalui telephone. Dan faktanya memang seperti gambar dibawah ini 😀

Alasan menolak asuransi

4. Saya TIDAK/BELUM butuh asuransi

Asuransi memang disediakan untuk kalangan yang belum BUTUH. Karena saat ada resiko seperti sakit atau yang lain baru asuransi dibutuhkan. Justru saat asuransi dibutuhkan, kita tidak bisa lagi ikut asuransi.

Mempunyai polis asuransi itu seperti mempunyai PARASUT. Sudah BUTUH tapi belum punya atau baiknya sudah PUNYA tapi belum butuh. Saat bepergian keluar kota dengan mobil, kita sudah mempersiapkan BAN SEREP untuk mengantisipasi kemungkinan pacah ban dijalan. Obat Parasetamol bisa dibeli kapan saja sesudah sakit, tapi asuransi tidak.

Sama seperti sekolah, belajar setiap hari untuk menambah ilmu baru. DAN ternyata ilmu yg didapat dulu saat sekolah bergunanya waktu nanti, yaitu sekarang. Sama seperti asuransi, ambil sekarang untuk pemakaian masa depan.

5. Bagaimana bila perusahaan asuransi bangkrut?

Nah, sebagai nasabah kita harus jeli dalam memilih perusahaan asuransi. Perusahaan dengan level internasional seperti Allianz bisa menjadi pilihan.

Allianz sudah berdiri sejak tahun 1890, saat artikel ini ditulis, umur Allianz berarti sudah 127 tahun. Sebagai perusahaan asuransi terbesar di dunia, Allianz termasuk 100 perusahaan terbesar di dunia menurut majalah Forbes. Menurut data pada 31 Des 2014, Aset bank nasional adalah: Bank Mandiri (Rp 850 T), BRI (Rp 750 T), BCA (Rp 550 T), BNI (Rp 450 T). Jadi total Aset Perbankan Nasional Indonesia : Rp 5.705 T. Sedangkan pada waktu yang sama, Aset Allianz adalah sebesar US$ 2 T atau Rp 27 Ziliun atau 5 kali total aset perbankan nasional Indonesia. Jadi Allianz termasuk kategori perusahaan yang sangat kuat dari segi aset financial.

6. Susah percaya dengan asuransi

Memang zaman dahulu banyak yang kurang percaya kepada asuransi, tapi sekarang asuransi sangat PENTING sekali. Tidak ada gedung yang bisa dibangun TANPA ASURANSI, Tidak ada pesawat yang boleh terbang TANPA ASURANSI, Tidak ada kapal yang dapat berlayar TANPA ASURANSI dan lain sebagainya

Sebagai bahan renungan, seandainya kita punya angsa yang bertelur emas, maka mana yang lebih penting kita jaga: ANGSA atau TELUR EMASnya? Ingat, telur emas bisa ada karena ada angsa. Perumpamaan angsa dan telur emas itu adalah aset keluarga. Jika rumah, gudang, pabrik, toko dan mobil dilindungi dengan asuransi, maka PROTEKSI untuk Bapak/Ibu MUTLAK HARUS ADA.

7. Trauma, jadi saya menolak asuransi

Ini yang banyak terjadi dimasyarakat, karena ulah segelintir oknum yang curang terhadap perusahaan asuransi, menciptakan rasa trauma terhadap nasabah asuransi. Contoh yang sering terjadi karena ulah segelintir agen adalah :

  • Miss selling, kondisi dimana apa yang ditawarkan tidak sesuai dengan apa yang didapat.
  • Uang premi bulanan yang dititipkan nasabah tidak disetorkan sehingga polis lapse.
  • Memberikan keterangan atau data palsu yang tidak sesuai dengan kondisi terakhir nasabah.

Kondisi ini sama dengan pedagang di pasar kain menjual barang luntur. Apakah karena 1 penipu berarti semua pedagang kain penipu? Apakah karena pasir sebutir, nasi sepiring dibuang semua?

Ada 3 kondisi KLAIM tidak akan dibayar asuransi manapun, yaitu :

  1. Penyembunyian data yg penting;
  2. Lapsed – tidak bayar premi; dan
  3. Pelanggaran Hukum!

Selain dari 3 kondisi itu, klaim pasti dibayar sesuai isi kontrak, tentunya selama ada polisnya.

8. Sebab-sebab keyakinan halal dan haram nya Asuransi

Alasan ini adalah masuk ke alasan keberatan khusus karena berdasarkan keyakinannya seperti :

  1. Asuransi itu HARAM, karena: menggadaikan nyawa selain kepada Allah, tidak percaya Qadho dan Qada dari Allah, dan kurang memiliki sifat tawakkal.
  2. Ikut asuransi = Rugi karena uang hilang. Merugikan orang lain itu juga Haram hukumnya
  3. Asuransi adalah Sistem Yahudi, HARAM diikuti
  4. Tidak ada bedanya Konvensional dan Syariah
  5. Tidak boleh ada 2 akad dalam Mu’amalah: yaitu Akad Tabarru’ dan Tijaroh

Untuk membahas alasan keberatan khusus menolak asuransi ini saya akan mengulasnya melalui artikel: 5 alasan khusus orang islam tidak mau ikut asuransi.

So, yang mana menjadi alasan anda untuk menolak Asuransi ..? 🙂 Ada alasan lain ..? bisa dikemukakan di kolom komentar.

 

Facebook Comments

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button