Depan artikel asuransi Seberapa Penting Asuransi Penyakit Kritis Bagi Keluarga ?

Seberapa Penting Asuransi Penyakit Kritis Bagi Keluarga ?

6 min read
0
694

Banyak nasabah asuransi (Orang yang sudah memiliki asuransi) tidak mengetahui atau bahkan tidak mengerti apa yang tertuang didalam polis asuransi. Termasuk saya juga dulu 🙂 Dan kebanyakan juga tidak  mempunyai asuransi penyakit kritis. Ada juga yang sudah mengambil manfaat asuransi penyakit kritis tetapi nilai santunannya sangat kecil. “ahh, ambil asuransi penyakit kritis buat apa ??

Nah itulah pembahasan kali adalah tentang pentingnya asuransi penyakit kritis 🙂

Just edukasi yah ini lo ada Asuransi Penyakit Kritis Pertama di Indonesia dari Allianz Syariah

Jawabannya mari kita simak artikel berikut ini.

Solusi Penyakit Kritis
Solusi Penyakit Kritis saat ini adalah dengan program asuransi syariah

Di antara berbagai produk asuransi, asuransi penyakit kritis itu merupakan produk yang paling banyak disalahpahami. Sebagian orang menganggapnya tidak penting, tapi sebagian lagi justru menganggapnya merupakan produk asuransi paling penting yang harus dimiliki.

Saat ini, asuransi penyakit kritis pada umumnya merupakan rider (asuransi tambahan) pada produk asuransi jiwa jenis unit-link. Unit-linknya itu sendiri sudah banyak disalahmengerti, apalagi ditambah rider penyakit kritis.

Orang yang keberatan dengan asuransi penyakit kritis banyak yang berkata dengan nada sinis: “Buat apa asuransi penyakit kritis, kriterianya sangat berat, orang udah mau mati baru bisa diklaim.”

Tetapi bagi orang yang setuju tentang manfaat asuransi penyakit kritis berpandangan: “Justru pada kondisi seperti itulah seseorang paling amat sangat butuh bantuan.”

Jika begitu kena penyakit kritis langsung meninggal dunia, biaya yang dibutuhkan memang tidak terlalu banyak, dan jika punya asuransi jiwa, uang pertanggungannya bisa langsung cair. Tapi bagaimana jika sakit kritisnya berkepanjangan?

Contoh: Gagal kedua ginjal, harus cuci darah setiap minggu hingga seumur hidup dan tidak boleh kerja berat lagi. Stroke, lumpuh separuh badan, tidak bisa bekerja lagi dan butuh penghasilan untuk hidup sehari-hari. Kanker, badan melemah perlahan-lahan, butuh suplemen penguat tubuh setiap hari, biaya perawatan yang terus-menerus bikin kantong kering.

Pada kondisi yang paling buruk ini, asuransi apa yang bisa memberikan bantuan?

Di tengah segala pro-kontra tentang produk ini, berikut hal yang perlu dipahami tentang asuransi penyakit kritis.

6 Fakta tentang Asuransi Penyakit Kritis

1. Asuransi penyakit kritis BUKAN PERTOLONGAN PERTAMA pada sakit atau rawat inap. Pertolongan pertamanya tetaplah uang sendiri atau asuransi kesehatan. Jadi dana darurat dan asuransi kesehatan tetap perlu dimiliki.

2. Asuransi penyakit kritis adalah PERTOLONGAN LANJUTAN untuk biaya perawatan penyakit kritis, ketika uang sendiri tidak mencukupi dan limit asuransi kesehatan sudah tak memadai.

3. Asuransi penyakit kritis adalah PERTOLONGAN LANJUTAN UNTUK BIAYA PEMULIHAN penyakit kritis, yang biasanya bersifat rawat jalan dan tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan rawat inap.

4. Asuransi penyakit kritis adalah juga PENGGANTI PENGHASILAN ketika penyakit kritis yang diderita menimbulkan dampak hilangnya produktivitas sehingga tidak bisa bekerja lagi. Di sinilah nilai penting asuransi penyakit kritis yang tidak bisa digantikan asuransi kesehatan sebagus apa pun.

5. Asuransi penyakit kritis TIDAK MENYEDIAKAN FASILITAS KARTU CASHLESS. Yang menyediakan fasilitas kartu cashless adalah asuransi kesehatan rawat inap. Klaim asuransi penyakit kritis dilakukan secara “reimburse” tetapi tanpa menyertakan kuitansi karena uang klaim diberikan tanpa melihat besarnya biaya di rumah sakit.

6. Asuransi penyakit kritis memberikan bantuan dalam bentuk UANG TUNAI sebesar uang pertanggungan yang diambil atau sesuai ketentuan produk. Yang namanya uang tunai, penggunaannya bebas terserah yang menerima. Bisa untuk bantu biaya berobat, bisa untuk biaya hidup, bisa untuk biaya sekolah, atau bahkan buat liburan.

Setelah membaca artikel ini, bagaimana menurut anda, asuransi penyakit kritis itu penting ataukah tidak penting ?

Mau diskusi atau share ? Oo iya tambahan satu lagi, kita bisa mengambil manfaat tambahan pembebasan premi saat terjadi resiko penyakit kritis.

ASURANSI adalah IKHTIAR kemudian TAWAKAL.

(Mereka yg menolak asuransi adalah mereka yg belum tahu mahalnya biaya perawatan di rumah sakit)

==============

Artikel ini disadur dan rewrite dibagian pembukaannya saja. Artikel ini didapat dari broadcast teman2 group WA, jadi saya tidak mengetahui sumber asal penulisnya yang asli. Tapi artikel ini sangat bagus untuk dijadikan bahan renungan bagi seorang pencari nafkah yang juga sekaligus tulang punggung keluarga.

 

Artikel Selanjutnya
Load More By Masroni
Load More In artikel asuransi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tanda, Gejala dan Penyebab Polio

Polio dalam sejarah telah dibagi menjadi beberapa kategori, terutama tergantung pada bagia…